Isaac Hogan Presentasi Lisan Juli 2008                 Perjalanan saya di Lombok

Isaac belajar dari nol di tingkat 1 dan 2 di UNRAM pada bulan Januari dan Februari 2008.
Ini skenario presentasi lisan pada akhir semester 3 di Universitas Sunshine Coast

Tetebatu di Lombok Tengah

Ketika saya di Lombok di Indonesia, dengan kelas saya, kami pergi ke mesjid di Mataram. Di sana kami tidak bisa melihat banyak karena orang harus  beragama Islam. Jadi, kami melihat di sekitar mesjid saja, tapi tidak apa-apa karena masih baik melihat mesjid yang paling besar di Mataram dan mungkin semua Lombok. Saya melihat banyak upacara keagamaan di Lombok, kebanyakan di Mataram. Kami juga pergi ke candi di atas gunung di Pasak. Ada banyak kera juga!

 

Indonesia punya lima agama resmi yang main peran besar di dalam hidup orang Indonesia. Agama juga menyebabkan konflik antara mereka. Di Lombok, pada tahun dua ribu satu, orang Islam membakar banyak gereja.

Kami juga pergi ke Kuta jauh dari bemo yang mengganggu. Di sana, kami berenang dan naik sepeda motor, tetapi ada mahasiswa yang jatuh dari sepeda motor mereka dan terluka ringan. Saya naik motor dengan Zach dan dia pengemudi baik.

Di Kuta banyak penjual berjualan kaiin dan makanan kepada kami. Banyak sarong dan patung kami beli. Tapi banyak orang membayar terlalu mahal karena mereka baru datang ke Indonesia. Tapi sesudah enam minggu mereka tahu bagaimana tawar-menawar. Di Sengiggi saya tawar-menawar dengan penjual untuk mutiara, dia mau dua ratus ribu, tapi saya mendapatnya untuk empat puluh ribu. Keberhasilan namanya!

Dan kami belajar sedikit juga, tentu saja. Di kelas saya, kami belajar banyak hal, dari nomor sampai pakaian dan lain-lain. Saya lebih suka belajar di Indonesia karena mudah belajar karena semua orang di sana berbicara bahasa Indonesia, jadi anda selalu berbicara bahasa Indonesia dengan mereka.

Taksi di Indonesia sama dengan di sini di Australia. Mahal sekali, dan banyak orang sana tidak mampu naik taksi. Maka orang naik cidomo dan motor, lebih murah dibandingkan taksi.

Di Indonesia saya makan banyak makanan seperti ayam dan usus ayam di warung Ayam Taliwang di Cakra. Indonesia ada banyak tukang masak yang terampil. Saya sedih waktu saya meninggalkan Lombok dengan semua makanannya yang enak itu.

Tapi di Sunshine Coast saya pergi ke rumah Ibu Suzie untuk kelas memasak

dan saya belajar bagaimana memasak seperti di Indonesia!